Analisis Emisi dan Dispersi Polutan Udara pada Tahap Konstruksi Pembangunan Hotel di Pecatu, Kabupaten Badung
DOI:
https://doi.org/10.38043/natapalemahan.v3i1.7833Keywords:
emisi konstruksi, dispersi polutan, kualitas udara, debu fugitif, ISPUAbstract
Kegiatan konstruksi hotel berpotensi menurunkan kualitas udara ambien melalui emisi pembakaran bahan bakar diesel dan debu fugitif yang dihasilkan oleh pergerakan kendaraan serta aktivitas mekanis. Penelitian ini bertujuan menganalisis laju emisi, pola dispersi, dan perubahan kualitas udara akibat tiga kelompok kegiatan konstruksi, yaitu mobilisasi peralatan dan material, penyiapan lahan dan penggalian pondasi, serta pembangunan bangunan utama dan fasilitas pendukung di Pecatu, Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan data sekunder dari dokumen analisis dampak lingkungan yang diolah secara kuantitatif untuk parameter SO2, NO2, CO, TSP, PM10, dan PM2.5. Laju emisi dihitung menggunakan pendekatan faktor emisi, emisi debu fugitif dihitung dengan metode AP-42, sedangkan konsentrasi tambahan diprakirakan melalui model dispersi sumber garis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rona awal kualitas udara pada tiga titik pengamatan tergolong baik. Mobilisasi menjadi sumber dominan dengan kontribusi relatif sebesar 97,1-99,9% terhadap konsentrasi tambahan pada jarak evaluasi. Skenario ini menyebabkan konsentrasi NO2 dan TSP melampaui baku mutu, dengan nilai ISPU NO2 sebesar 154,47 yang termasuk kategori tidak sehat. Sementara itu, penyiapan lahan dan pembangunan bangunan tidak mengubah kategori kualitas udara dari kondisi baik. Oleh karena itu, pengendalian emisi kendaraan, resuspensi debu jalan, dan pemantauan kualitas udara di sekitar jalur mobilisasi perlu menjadi prioritas selama tahap konstruksi.
References
World Health Organization, WHO Global Air Quality Guidelines: Particulate Matter (PM. and PM), Ozone, Nitrogen Dioxide, Sulfur Dioxide and Carbon Monoxide. Geneva, Switzerland: WHO, 2021.
Pemerintah Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta, Indonesia, 2021.
D. Cheriyan and J.-H. Choi, A review of research on particulate matter pollution in the construction industry, Journal of Cleaner Production, vol. 254, art. no. 120077, 2020, doi: 10.1016/j.jclepro.2020.120077.
M. Wang, G. Yao, Y. Sun, Y. Yang, and R. Deng, Exposure to construction dust and health impactsA review, Chemosphere, vol. 311, art. no. 136990, 2023, doi: 10.1016/j.chemosphere.2022.136990.
H. Yan, J. Ding, Z. Cao, Z. Yang, and Z. Ye, The characteristics of particulate matter emissions from construction sites during the earthwork and foundation stages, International Journal of Environmental Research and Public Health, vol. 20, no. 8, art. no. 5540, 2023.
U.S. Environmental Protection Agency, AERMOD: Description of Model Formulation. Research Triangle Park, NC, USA: Office of Air Quality Planning and Standards, 2024.
F . Pasquill, The estimation of the dispersion of windborne material, Meteorological Magazine, vol. 90, no. 1063, pp. 3349, 1961.
H. Yan, G. Ding, K. Feng, L. Zhang, H. Li, Y. Wang, and T. Wu, Systematic evaluation framework and empirical study of the impacts of building construction dust on the surrounding environment, Journal of Cleaner Production, vol. 275, art. no. 122767, 2020, doi: 10.1016/j.jclepro.2020.122767.
X. Fang, R. Chang, Y. Zhang, J. Zuo, Y. Zou, and Y. Han, Monitoring airborne particulate matter from building construction: A systematic review, Journal of Building Engineering, vol. 86, art. no. 108708, 2024, doi: 10.1016/j.jobe.2024.108708.
L. Milivojevi, S. Mrazovac Kurili, Z. Boilovi, S. Koprivica, and O. Kradinac, Study of particular air quality and meteorological parameters at a construction site, Atmosphere, vol. 14, no. 8, art. no. 1267, 2023, doi: 10.3390/atmos14081267.
I. P. S. Arajo and D. B. Costa, Measurement and monitoring of particulate matter in construction sites: Guidelines for gravimetric approach, Sustainability, vol. 14, no. 1, art. no. 558, 2022, doi: 10.3390/su14010558.
S. Yoon, D. Won, and S. Chi, Empirical studies on emission factors for real-time particulate matter 2.5 monitoring at construction sites, Journal of Cleaner Production, vol. 384, art. no. 135546, 2023, doi: 10.1016/j.jclepro.2022.135546.
D. Cheriyan and J.-H. Choi, Estimation of particulate matter exposure to construction workers using low-cost dust sensors, Sustainable Cities and Society, vol. 59, art. no. 102197, 2020, doi: 10.1016/j.scs.2020.102197.
U.S. Environmental Protection Agency, AP-42: Compilation of Air Emissions Factors, 5th ed., ch. 13.2.1, Paved Roads. Research Triangle Park, NC, USA, 2011.
U.S. Environmental Protection Agency, AP-42: Compilation of Air Emissions Factors, 5th ed., ch. 13.2.2, Unpaved Roads. Research Triangle Park, NC, USA, 2006.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara. Jakarta, Indonesia, 2020.
G. Tao, J. Feng, H. Feng, H. Feng, and K. Zhang, Reducing construction dust pollution by planning construction site layout, Buildings, vol. 12, no. 5, art. no. 531, 2022, doi: 10.3390/buildings12050531.
E. Sekhavati and R. J. Yengejeh, Particulate matter exposure in construction sites is associated with health effects in workers, Frontiers in Public Health, vol. 11, art. no. 1130620, 2023, doi: 10.3389/fpubh.2023.1130620.
Q. Luo, L. Huang, X. Xue, Z. Chen, F. Zhou, L. Wei, and J. Hua, Occupational health risk assessment based on dust exposure during earthwork construction, Journal of Building Engineering, vol. 44, art. no. 103186, 2021, doi: 10.1016/j.jobe.2021.103186.
Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Rencana Pembangunan Hotel di Pecatu, Kabupaten Badung, data sekunder tidak dipublikasikan, 2026.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sang Kompiang Rizki Putra Atmaja, I Wayan Gde Sutasoma, I Made Panji Tirta Prakasa, Made Ari Riska Dayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.