Studi Fitoremediasi Akuatik Pada Jalur Aliran Mata Air Sumber Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember

Authors

  • Yomi Febriyanti Hijriyah Sari Universitas Muhammadiyah Jember
  • Anastasya Nurrahmi Universitas Muhammadiyah Jember
  • Ericha Reyza Subiantoro Universitas Muhammadiyah Jember
  • Noval Aditya Saputra Universitas Muhammadiyah Jember
  • Hilmi Alivia Sahrul Gafur Universitas Muhammadiyah Jember
  • Senki Desta Galuh Universitas Muhammadiyah Jember

DOI:

https://doi.org/10.38043/natapalemahan.v3i1.7332

Keywords:

fitoremediasi, mata air, kualitas air, makrozoobentos, vegetasi riparian

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas proses fitoremediasi alami pada jalur aliran dua mata air Sumber Suci Kecamatan Panti, Kabupaten Jember melalui parameter fisikokimia air dan bioindikator biota akuatik. Pengamatan dilakukan pada lima titik pengambilan sampel (S1–S5) dari hulu hingga hilir dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Parameter kualitas air yang diuji meliputi pH dan Total Dissolved Solid (TDS), sedangkan aspek ekologis dianalisis berdasarkan keberadaan makrozoobentos dan biota lain di area vegetasi riparian. Hasil penelitian menunjukkan rentang pH antara 7,38–7,90 dan nilai TDS rendah yaitu 80–87 ppm, yang mencerminkan kualitas perairan yang masih baik dan mendukung keberadaan organisme akuatik. Kehadiran biota sensitif seperti Perlidae dan Polycentropodidae mengindikasikan rendahnya tekanan polusi dan berfungsinya proses fitoremediasi secara alami. Kombinasi vegetasi riparian, aliran berbatu, serta dinamika biota menunjukkan bahwa jalur aliran dua memiliki kemampuan pemurnian alami yang stabil dan efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan peran penting vegetasi riparian sebagai agen fitoremediasi alami yang menjaga kualitas ekosistem mata air dari hulu hingga hilir.

References

A. Praharjo dan R. Ramadhan, “Perlindungan konservasi mata air di area sumber mata air Umbulan Desa Ngenep Kecamatan Karangploso,” Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 405–409, 202

R. A. Shufairaa’ Habiebah dan C. Retnaningdyah, “Evaluasi kualitas air akibat aktivitas manusia di mata air Sumber Awan dan salurannya, Singosari Malang,” Jurnal Biotropika, vol. 2, no. 1, pp. 40–49, 2014.

R. Njurumay, D. Rahardjo, dan Kisworo, " Pengaruh Penggunaan Lahan, Sumber Pencemar dan Tipe Vegetasi Riparian terhadap Kualitas Air Sungai Code Daerah Istimewa Yogyakarta," Sciscitatio, vol. 2, no. 2, pp. 54-65, Juli 2021.

A. B. Sukono, F. R. Hikmawan, D. S. Evitasari, dan D. Satriawan, “Mekanisme Fitoremediasi,” Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), vol. 2, no. 2, pp. 40–46, 2020.

J. Y. Gu, J. W, Lee, S. W. Lee, Y. Park, S. R. Park, “Enhancing Stream Ecosystems Through Riparian Vegetation Management,” Land, vol. 14, no. 6, Art. 1248, Juni 2025.

C. Retnaningdyah, “Peningkatan Kualitas Air Irigasi Akibat Penanaman Vegetasi Riparian dari Hidromakrofita Lokal selama 50 Hari,” Jurnal Biotropika, vol.1 no.4, 2013.

Badan Standar Nasional Indonesia. SNI 8995:2021: Metode Pengambilan Contoh Uji Untuk Pengujian Fisika dan Kimia.

N. Valentino, S. Latifah, B. Setiawan, E. Hidayati, Z. Y. Awanis, dan H. Hayati, “Karakteristik Struktur Komunitas Makrozoobentos di Perairan Ekosistem Mangrove Gili Lawang, Lombok Timur,” Jurnal Belantara, vol. 5, no. 1, pp. 119–130, 2022.

A. S. Bahri dan B. P. Aji, “Assessment of Water Quality in the Upper Brantas River Using Macrozoobenthos as Bioindicators,” International Journal of Design & Nature and Ecodynamics, vol. 20, no. 6, pp. 1419–1426, 2025.

Friends of Kootenay Lake Stewardship Society, Macroinvertebrate Bioindicator Families Guide, Version 1.2, 2022.

D. D. Ramadhani, “Studi Kasus Pengaruh Parameter Fisika dan Kimia terhadap Pertumbuhan Ikan Wader di Anak Sungai Pepe Desa Sawahan,” Ekosains, vol. 15, no. 1, pp. 12–21, 2023.

F. Ardiyansyah dan H. As’ari, “Keanekaragaman dan Pola Sebaran Nekton Neuston di Aliran Sungai Lotik Kalibendo Banyuwangi,” Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, vol. 10, no. 1, pp. 76–86, 2025.

B. Andriani dan U. Faizah, “Biodiversitas Capung sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Kawasan Wisata Air Terjun Dlundung, Mojokerto,” Sains dan Matematika, vol. 10, no. 1, pp. 16–22, 2025.

R. Kudubun, K. Kisworo, dan D. Rahardjo, “Pengaruh Tata Guna Lahan, Tipe Vegetasi Riparian, dan Sumber Pencemar Terhadap Kualitas Air Sungai Winongo di Daerah Istimewa Yogyakarta,” dalam Prosiding Seminar Nasional Biologi, vol. 6, no. 1, pp. 392–400, Sep. 2020.

Downloads

Published

2026-01-07

How to Cite

Hijriyah Sari, Y. F., Anastasya Nurrahmi, Ericha Reyza Subiantoro, Noval Aditya Saputra, Hilmi Alivia Sahrul Gafur, & Senki Desta Galuh. (2026). Studi Fitoremediasi Akuatik Pada Jalur Aliran Mata Air Sumber Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations, 3(1), 7-14. https://doi.org/10.38043/natapalemahan.v3i1.7332

Issue

Section

Articles