Legalisasi Ganja Medis (Analisis Putusan MK Nomor 106/PUU-XVIII/2020)

Authors

  • Erik Dwi Prassetyo UIN Sunan Kalijaga

DOI:

https://doi.org/10.38043/jah.v5i2.3735

Keywords:

Judge's Consideration, Impact of Decision Number 106/PUU-XVIII/2020

Abstract

Indonesia is a state of law, the basic law for all laws and regulations in Indonesia is the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. In an effort to uphold the constitution and the principles of a democratic rule of law, the Constitutional Court has the authority to examine laws on the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. This study aims to knowing how the judges of the Constitutional Court considered the decision Number 106/PUU-XVIII/2020 and to find out the impact of the decision. This study uses a normative juridical approach with a descriptive analytical method which will explain the description of the analysis of the data that has been collected. Based on the results of the research on Decision Number 106/PUU-XVIII/2020 it can be concluded that the judges of the Constitutional Court in their consideration have not fully fulfilled the aspects of justice and legal expediency and are more inclined to original intent and do not reflect contextual meaning. Broadly speaking, there are four impacts of the decision, among others, the existence of legal certainty, closing the opportunity for re-testing, the government must conduct research on the use of marijuana, and determine the next policy in the hands of the House of Representatives.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Tim LGN. (2011). Hikayat Pohon Ganja. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Abel. (1980). Marijuana: The First 12,000 Years. Platinum Press.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 106/PUU-XVIII/2020

Asyiah, N. (2016). Eksistensi Perlindungan Hukum Warga Negara Terhadap Tindakan Pemerintah Dalam Membuat Keputusan Administrasi Negara. Samudera Keadilan,11(1). 44-54.

Azhari, A.F. (2012). Negara Hukum Indonesia: Dekolonisasi dan Rekontruksi Tradisi, Jurnal Hukum Iuus Quia Iustum,19(4). 489-505. DOI: https://doi.org/10.20885/iustum.vol19.iss4.art1.

Bulan, B. S., Abu T., & Sodikin. (2019). Nilai-Nilai Yang Hidup Dalam Masyarakat (Living Constitution) Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Pada Perkara Pengujian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air. Jurnal Staatrecht,3(1). 70-104. DOI: https://doi.org/10.15408/siclj.v3i1.

Dsalimunthe, D. (2017). Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Prespektif Kitab Undang-Undang Huku Perdata (BW). Al-Maqasid,3(1). 12-29. DOI: https://doi.org/10.24952/almaqasid.v3i1.

Erwinsyahbana, T. (2012). Sistem Hukum Perkawinan Pada Negara Hukum Berdasarkan Pancasila. Jurnal Ilmu Hukum,3(1). 166-178. DOI: http://dx.doi.org/10.30652/jih.v2i02.1143

Gaffar, J. M. (2013). Peran Putusan Mahkamah Konstitusi Dalam Perlindungan Hak Asasi Manusia Terkait Penyelenggaraan Pemilu. Jurnal Konstitusi,10(1). 1-30. DOI: https://doi.org/10.31078/jk1011.

Heriyanto, Farius G., Rahmat U., & Muhammad Y. (2021). Prinsip Kepastian Hukum Dalam Judicial Review Undang-Undang Fidusa Terkait Kesamaan Kedudukan Sertifikat Fidusa Dan Putusan Pengadilan. Surya Kencana Dua: Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan,8(2). 256-272. DOI: http://dx.doi.org/10.32493/SKD.v8i2.y2021.16806.

Hrp, R. P., & Lusy, L. (2019). Tindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/Puu-Xv/2017 Terkait Kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat Dalam Pembentukan Norma Baru. Lex Jurnalica,16(2). 153-162. DOI:-.

Hsb, P. H. (2015). Tinjauan Yuridis Tentang Upaya-Upaya Hukum. Yurisprudentia,1(1). 42-53. DOI: https://doi.org/10.24952/yurisprudentia.v1i1.603.

Isnantiana, N. I. (2012). Legal Reasoning Hakim Dalam Pengambilan Putusan Perkara Di Pengadilan. Jurnal Islamadina, 18(2). 41-56. DOI: 10.30595/islamadina.v18i2.1920.

Lubis, F.A. (2021). Analisis Dasar Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Terhadap Pelaku Usaha Toko Obat Tidak Memiliki Izin Usaha Melakukan Praktik Kefarmasian (Studi Putusan Nomor 102/Pid/2019/PT.Tjk.). Jurnal Analisis Hukum,4(1). 1-15. DOI: https://doi.org/10.38043/jah.v4i1.

Margi, S. & Maulida K. (2019). Kedudukan Mahkamah Konstitusi Dalam Kelembagaan Negara. RECHTEN: Riset Hukum dan Hak Asasi Manusia,1(3), hal. 25. 25-34. DOI: https://doi.org/1052005/rechten.v1i3.

Marwan, A., & Butar, H. P. B. (2016). Akibat Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 85/PUU-XI/2013 Tentang Pengujian Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air, Jurnal Legislasi Indonesia,13(4). 359-367. DOI: https://doi.org/10.54629/jli.v13i4.82.

Moho, H. (2019). Penegakan Hukum Di Indonesia Menurut Aspek Kepastian Hukum, Keadilan Dan Kemanfaatan. Jurnal Warta Dharmawangsa,13(1). DOI: https://doi.org/10.46576/wdw.v0i59.349.

Pradani, A., & Winsherl, T. (2022). Analisis Tentang Pemberian Grasi Pelaku Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Analisis Hukum,5(1). 40-55. DOI: https://doi.org/10.38043/jah.v5i1.3443.

Putra, A. (2018). Dualisme Pengujian Peraturan Perundang-Undangan. Jurnl Legislasi Indonesia,15(2). 69-79. DOI: https://doi.org/10.54629/jli.v15i2.172

Siallagan, H. (2016). Penerapan Prinsip Negara Hukum Di Indonesia. Jurnal Sosiohumaniora,18(2). 131-137. DOI : https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9947.

Tallaut, L. J. & Ade, A. (2022). Kepastian Hukum Penerapan Kriteria Kewenangan Penyidik Perkara Tindak Pidana Korupsi Oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indnesia. Jurnal Analisis Hukum,5(1). 26-39. DOI: https://doi.org/10.38043/jah.v5i1.3443.

Dwinopianti, Eva. (2017). Implikasi Dan Akibat Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 Terhadap Pembuatan Akta Perjanjian Perkawinan Setelah Kawin Yang Dibuat Di Hadapan Notaris. Tesis Universitas Indonesia.

Narayana, D. China Memegang Kendali Lebih Dari 300 Hak Paten Ganja Medis & Industri, Berapa Banyak yang Indonesia Punya?. http://www.lgn.or.id/china-memegang-kendali-lebih-dari300-hak-paten-ganja-medis-industri-berapa-banyak-yang-indonesia-punya. diakses 2 Juli 2022.

Kertopati, L. Kini Ganja Medis Legal Di New York. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160108015916-255-102919/kini-ganja-medis-legal-di-new-york. diakses 4 Juli 2022.

BBC News Indonesi. Kenapa Ganja Legal Di Thailand, Ini 3 Alasannya. https://www.kompas.com/global/read/2022/06/21/132800470/kenapa-ganja-legal-di-thailand-ini-3-alasannya?page=all. diakses 4 Juli 2022.

Downloads

Published

2022-08-25

How to Cite

1.
Prassetyo ED. Legalisasi Ganja Medis (Analisis Putusan MK Nomor 106/PUU-XVIII/2020). JAH [Internet]. 2022Aug.25 [cited 2022Dec.1];5(2):147-62. Available from: https://journal.undiknas.ac.id/index.php/JAH/article/view/3735

Issue

Section

ARTIKEL