Peer to Peer Lending Sebagai Alternatif Penyaluran Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro

Authors

  • Trinov Gira Thimoteus Sihite Universitas Indonesia
  • Akhmad Budi Cahyono Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38043/jah.v5i1.3488

Keywords:

Pembiayaan, Lembaga Keuangan Mikro, Fintech Lending

Abstract

The regulation and supervision of the distribution of capital in a Microfinance Institution is currently still not running optimally considering that there are still many entities that have limited operational capital to develop their businesses. This encourages an innovation for those who are careful in seeing economic opportunities, one of which is Fintech Lending. Fintech as one of the digital pioneers that can accelerate economic turnover and facilitate financial transactions, including access to funding for the public. It is hoped that the disruption of technology can increase competition among financial services business players in Indonesia. The purpose of this study is to determine the presence and function of Fintech Lending as an alternative source of financing solutions for Microfinance Institutions who are experiencing capital difficulties to do business, and to provide understanding to Microfinance Institutions regarding preventive and repressive legal protection if one day a Microfinance Institution enter into a cooperation agreement to conduct a microfinance project. The research method used is normative, namely through literature review/legal documents. The results of the study show that Fintech Lending can collaborate with Microfinance Institutions to realize equitable distribution of the people's economy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akyuwen, R., & Suwandi. (2017). Keuangan Mikro Untuk Penanggulangan Kemiskinan. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.

Marzuki, P. M. (2013). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Napitupulu, K.S., Rubini, F.A., Khasanah, K., & Rachmawati, D.A. (2017). Kajian Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan: Perlindungan Konsumen Pada Fintech. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Yuniarlin, P., & Heriyani, E. (2014). Diktat Hukum Perdata. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Baskara, K.G.I. (2013). Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia, Jurnal Buletin Studi Ekonomi, 18 (2), ISSN 2580-5312

Dewi, N. (2017). Regulasi Keberadaan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dalam Sistem Perekonomian di Indonesia. Jurnal Serambi Hukum, 11 (1), ISSN : 1693-0819

Julia, F.A.G.I., Mahendrawati, M.L.N., F.A., & Widiati, P.A.I. (2021). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Terhadap Kegiatan Investasi Ilegal Yang Dilakukan Oleh Investor. Jurnal Konstruksi Hukum, 2 (3), DOI: 10.22225/jkh.2.3.3622.489-494

Lubis, M.R. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Atas Pinjaman Modal Usaha Berbasis Fintech Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Indonesian Private Law Review, 1 (2), DOI: 10.25041/iplr.v1i2.2059

Rahmayani, N. (2018). Tinjauan Hukum Perlindungan Konsumen Terkait Pengawasan Perusahaan Berbasis Financial Technology di Indonesia, Pagaruyuang Law Journal, 2 (1), DOI:10.31869/plj.v2i1.887

Khairunnisak, H.H. (2020). Kajian Hukum Terhadap Penjaminan Kredit Macet Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Oleh PT. Jamkrindo Cabang Mataram, Fakultas Hukum Universitas Mataram.

Sinaga, A.N. (2016). Implementasi Hak dan Kewajiban Para Pihak Dalam Hukum Perjanjian, Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 10 (1), DOI: 10.35968/jh.v10i1.400

Widaningsih. (2016). Analisis Yuridis Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/PMK.010/2012 Tentang Pendaftaran Fidusia bagi Perusahaan Pembiayaan. Jurnal Panorama Hukum Fakultas Hukum Universitas Kanjuruhan Malang, 1 (1), DOI: 10.21067/jph.v1i1.1167

Wiwoho, J. (2014). Peran Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank dalam Memberikan Distribusi Keadilan Bagi Masyarakat, Masalah-Masalah Hukum, 43 (1), DOI: 10.14710/mmh.43.1.2014.87-97

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5394, mulai berlaku pada tanggal 12 November 2013

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.07/2020 tentang Penyelenggaraan Layanan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan

Published

2022-04-25

How to Cite

1.
Sihite TGT, Cahyono AB. Peer to Peer Lending Sebagai Alternatif Penyaluran Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro . JAH [Internet]. 2022Apr.25 [cited 2022Sep.28];5(1):66-80. Available from: https://journal.undiknas.ac.id/index.php/JAH/article/view/3488

Issue

Section

ARTIKEL