Submissions

Online Submissions

Already have a Username/Password for Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial?
Go to Login

Need a Username/Password?
Go to Registration

Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.

 

Author Guidelines

Setiap pemakalah yang hendak mempublikasikan naskahnya di Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial ini wajib mematuhi setiap peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Dalam sistematika penulisan baik naskah Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan adalah sebagai berikut:

Naskah Hasil Penelitian wajib mencantumkan Judul, Penulis, Afiliasi Penulis, Email, Abstrak Indonesia dan Inggris, Kata Kunci, Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Kajian Teori, Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.

Naskah Studi Kepustakaan wajib mencantumkan Judul, Penulis, Afiliasi Penulis, Email, Abstrak Indonesia dan Inggris, Kata Kunci, Pendahuluan, Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.

Naskah yang diterima akan dikenakan biaya Publication Fee sebesar Rp 350.000,-

 

Submission Preparation Checklist

As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.

  1. Naskah tidak pernah dipublikasikan sebelumnya. Apabila naskah merupakan lanjutan dari publikasi sebelumnya maka harus mencantumkan penjelasan dalam bentuk komentar kepada editor.

     

  2. Naskah yang dikirim dapat berupa Hasil Penelitian dan Studi Kepustakaan dalam cabang ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, dan Ilmu Sosial (Lain-Lain).
  3. a. Naskah Hasil Penelitian:

    1. Judul (Huruf kapital, Times New Roman 14, Bold, Spasi 1.5).

    2. Abstrak (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Center). Penulis wajib menyertakan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing sepanjang 150-200 kata, serta mencantumkan tiga sampai lima kata kunci yang berhubungan erat dengan substansi artikel. Baik abstrak maupun kata kunci diketik dengan font Times New Roman, ukuran 11 poin, tipografi Italic, dan spasi 1.0.

    3. Pendahuluan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Pendahuluan berisikan latar belakang umum, rumusan masalah (berasal dari ketimpangan antara realita/kondisi empirik/”das sein” dan kondisi ideal/”das sollen”), ceruk penelitian (research gap/void berasal dari tinjauan terhadap kajian sebelumnya mengenai topik yang diangkat), kontribusi/kebaharuan (novelty) pertanyaan penelitian, argumen penulis, dan tujuan penulisan artikel.

    4. Kajian Teori (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Berisikan teori/konsep/pendekatan/cara pandang/perspektif/paradigm, dsb yang akan digunakan untuk menganalisis kasus atau topik yang diangkat. Penamaan kerangka analisis boleh disesuaikan atau diganti dengan menggunakan nama/istilah yang mencerminkan kerangka konseptual atau teoritik yang akan digunakan (contoh: Realisme Defensif / Defensive Realism).

    5. Metode Penelitian (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Metode penelitian minimal berisikan jenis penelitian, jenis dan sumber data, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data.

    6. Pembahasan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Bagian ini berisikan analisis mengenai kasus/topik yang diangkat berdasarkan kerangka analisis yang telah ditetapkan. Pembabakan pembahasan (subbagian) diurutkan sesuai elemen/komponen/variabel di kerangka analisis. Di bagian ini penulis juga dapat menambahkan bagian tersendiri untuk membahas atau mendiskusikan hal yang tidak dapat disatukan ke dalam subbagian lain. Di bagian ini penulis sudah harus mencantumkan dengan jelas jawaban atas pertanyaan yang diajukan di bagian pendahuluan. Mulai paragraf kedua sampai akhir bagian, penulisan kalimat pertama menjorok ke dalam.

    7. Kesimpulan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Bagian kesimpulan tidak berisikan pengulangan atau potongan-potongan dari bagian pembahasan. Bagian ini menegaskan kembali masalah kasus/atau topik yang diangkat dalam penulisan, agumen-argumen beserta temuan-temuan penulis secara ringkas dan padat. Di bagian ini penulis juga menyampaikan ulasan kritisnya (critical assessment) terhadap kerangka analisis yang digunakan dan memberikan saran terhadap kajian-kajian di masa yang akan datang mengenai kasus/topik yang dibahas.

    8. Daftar Pustaka (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Center). Penulisan daftar pustaka menggunakan 1,15 spasi dengan jenis huruf Times New Roman dan ukuran 12 pt. Setiap entri daftar pustaka menggunkan indentasi gantung berukuran 1,25 cm.Daftar pustaka harus sudah dituliskan sesuai dengan urutan abjad family name (nama belakang). Referensi naskah yang berasal lebih dari satu jenis harus diklasifikasi-kan sesuai dengan jenisnya seperti buku, jurnal, laporan penelitian, working paper, makalah seminar, koran/majalah, publikasi resmi pemerintah, laporan tahunan, artikel serta media lainnya pada saat penyerahan awal. Kami merekomendasikan menggunakan perangkat pengutipan pada piranti References pada MS Word, MendeleyGrammarly, atau Endnote.


    b. Naskah Studi Kepustakaan:

    1. Judul (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Spasi 1.5).

    2. Abstrak (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Center). Penulis wajib menyertakan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris masing-masing sepanjang 150-200 kata, serta mencantumkan tiga sampai lima kata kunci yang berhubungan erat dengan substansi artikel. Baik abstrak maupun kata kunci diketik dengan font Times New Roman, ukuran 11 poin, tipografi Italic, dan spasi 1.0.

    3. Pendahuluan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Pendahuluan berisikan deskripsi topik/kasus yang dibahas, pertanyaan terkait topik/kasus yang dikaji dalam tinjauan pustaka, signifikansi topik tinjauan pustaka dalam disiplin ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain), dan metode tinjauan pustaka. Metode tinjauan pustaka mencakup, pertama, literatur dalam studi kepustakaan kritis yang menjadi justifikasi inklusi dan eksklusi literatur. Contoh: 1) cakupan disiplin (hanya memasukkan literatur ilmu Administrasi Publik, Ilmu Politik dan Hubungan Internasional, Komunikasi, Sosiologi dan Ilmu Politik, Ilmu Sosial (Lain-Lain) atau bersifat multidisipliner); 2) batasan teoretis atau konsep yang digunakan untuk menyeleksi literatur; 3) periodisasi waktu dan kategorisasi-kategorisasi lainnya. Kedua, jumlah literatur yang digunakan serta cara mengumpulkan dan mengorganisasikan literatur.

    4. Pembahasan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Bagian ini berisikan tema-tema utama dalam literatur, konsensus dan perdebatan di dalam literatur, serta kesenjangan literatur saat ini serta bagaimana keduanya dapat diisi di kajian-kajian selanjutnya. Di bagian ini penulis sudah harus mencantumkan dengan jelas jawaban atas pertanyaan yang diajukan di bagian pendahuluan.

    5. Kesimpulan (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Indent Left). Bagian kesimpulan tidak berisikan pengulangan atau potongan-potongan dari bagian pembahasan. Bagian ini menegaskan kembali masalah kasus/atau topik yang diangkat dalam penulisan, agumen-argumen beserta temuan-temuan penulis secara ringkas dan padat, sintesis studi kepustakaan kritis. Di bagian ini penulis juga menyampaikan refleksi kritisnya (critical assessment) terhadap literatur yang diulas. Mulai paragraf kedua sampai akhir bagian, penulisan kalimat pertama menjorok ke dalam.

    6. Daftar Pustaka (Huruf kapital, Times New Roman 12, Bold, Center). Penulisan daftar pustaka menggunakan 1,15 spasi dengan jenis huruf Times New Roman dan ukuran 12 pt. Setiap entri daftar pustaka menggunkan indentasi gantung berukuran 1,25 cm. Daftar pustaka harus sudah dituliskan sesuai dengan urutan abjad family name (nama belakang). Referensi naskah yang berasal lebih dari satu jenis harus diklasifikasi-kan sesuai dengan jenisnya seperti buku, jurnal, laporan penelitian, working paper, makalah seminar, koran/majalah, publikasi resmi pemerintah, laporan tahunan, artikel serta media lainnya pada saat penyerahan awal. Kami merekomendasikan menggunakan perangkat pengutipan pada piranti References pada MS Word, MendeleyGrammarly, atau Endnote.

     

  4. Tubuh naskah ditulis sepanjang 5000-7000 kata di luar referensi dan catatan belakang. Naskah diketik dengan jenis huruf Times New Roman 12, spasi 1.5, pada kertas berukuran A4 (dengan susunan margin atas, kiri, kanan dan bawah sebesar 3.0 cm), dalam format Microsoft Word (doc atau .docx) atau Rich Text Format (.rtf).

     

  5. Penulis diharapkan mencantumkan nama lengkap, organisasi/institusi induk (departemen/jurusan/program studi dan universitas; contoh: Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Nasional), serta nomor telepon atau faksimili yang dapat dihubungi pada Pesan untuk Editor di halaman pengajuan naskah.
  6. Sistem penulisan kutipan dan daftar pustaka menggunakan American Psychological Association (APA).
  7. Naskah dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia selama memenuhi standar penulisan ilmiah.
  8. Semua naskah ditelaah secara anonim oleh mitra bestari yang ditunjuk dewan editor menurut bidang kompetensinya. Penulis arkel diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan naskah atas dasar rekomendasi dan komentar dari mitra bestari dan/atau dewan redaksi. Keputusan penerimaan atau penolakan naskah akan diberitahukan secara tertulis melalui surat elektronik.
  9. Untuk keterangan lebih lanjut serta pertanyaan terkait submit artikel jurnal dapat mengakses situs:

    https://journal.undiknas.ac.id/

     

  10. Penulis wajib mengirimkan artikel melalui Open Journal System.
 

Privacy Statement

Nama, Artikel, Emali yang digunakan dalam menginput naskah secara online dalam sistem OJS ini, hanya akan digunakan secara eksklusif untuk tujuan yang telah disebutkan sebelumnya, dan tidak akan digunakan untuk tujuan atau kepentingan pihak lain.