Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement <div style="text-align: justify;"> <p>Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management is a multidisciplinary journal which focuses on all aspects of Civil Engineering. Reinforcement is a peer-reviewed journal published four twice a year (April and November) that publishes reviewed articles which contribute new results in all areas of the Civil Engineering. The journal is devoted to the publication of high quality papers on theoretical and practical aspects of Civil Engineering and Planning. The aim of this journal is to bring together researchers and practitioners from academia and industry to focus on Civil Engineering and Planning advancements and establishing new collaborations in these areas. Theoretical papers, practice-oriented papers including case studies, state-of-the-art reviews are all welcomed and encouraged for the advance of science and engineering in Civil Engineering and Planning. All submissions must describe original research, currently under review or not published for another conference or journal.</p> <p>The journal publishes original papers within the broad field of Civil Engineering and Planning which include, but are not limited to, the following: Transportation Planning and Policy, Highway and Traffic Engineering, Hydrology, Coastal and Harbor Engineering, Construction Management, Geotechnical Engineering, Structural Engineering, Surveying and Geo-Spatial Engineering, Modern Construction Materials, Sustainable Development &amp; Construction, Disaster Mitigation &amp; Management, Earthquake Resistant Design Practices, Environmental Engineering &amp; Management, Urban &amp; Regional Planning.</p> </div> en-US adhiyagariniputri@undiknas.ac.id (Dewa Ayu Adhiya Garini Putri) journal@undiknas.ac.id (Putu Indah Dianti Putri) Sat, 30 May 2026 04:33:21 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Perencanaan Pengendalian Simpang Tak Bersinyal Pada Simpang Jalan Raya Uluwatu Jimbaran – Jalan Raya Kampus Udayana, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7180 <p>Simpang tak bersinyal Jalan Raya Kampus Udayana–Jalan Raya Uluwatu Jimbaran merupakan salah satu titik kemacetan di wilayah Badung Selatan, Bali. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya volume lalu lintas, aktivitas komersial di sekitar simpang, serta hambatan samping akibat kendaraan yang berhenti dan parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal tersebut serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas dan mengurangi derajat kejenuhan. Metode penelitian dilakukan melalui survei kondisi geometrik, volume lalu lintas, dan hambatan samping menggunakan rekaman video selama 14 jam pada hari kerja dan hari libur. Data dianalisis menggunakan pendekatan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan parameter utama berupa kapasitas simpang (C), derajat kejenuhan (Dj), tundaan rata-rata (T), dan peluang antrian (Pa%). Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang memiliki kapasitas sebesar 2360,08 smp/jam, derajat kejenuhan 0,92, tundaan 16,135 detik/smp, dan peluang antrian antara 34%–67%, yang berarti simpang sudah tidak memenuhi syarat kelayakan (Dj &lt; 0,85). Penerapan alternatif pengaturan hambatan samping meningkatkan kapasitas menjadi 2439,62 smp/jam dan menurunkan derajat kejenuhan menjadi 0,89, dengan tundaan 15,282 detik/smp. Sementara itu, kombinasi pengaturan hambatan samping dengan pembatasan jenis kendaraan (kendaraan sedang/KS) menghasilkan kinerja terbaik, yaitu kapasitas 2526,17 smp/jam, derajat kejenuhan 0,82, tundaan 13,946 detik/smp, dan peluang antrian 28%–56%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan pengaturan hambatan samping dan pembatasan gerak belok kanan efektif dalam meningkatkan kinerja simpang tak bersinyal, menurunkan tingkat kejenuhan, serta memperlancar arus lalu lintas di kawasan komersial dan pendidikan seperti Jimbaran.</p> Ni Made Widya Pratiwi, I Nengah Oki Dwi Andika, Kadek Windy Candrayana Copyright (c) 2026 Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7180 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 Kinerja Aspal Porus Termodifikasi Gilsonite: Penilaian Ketahanan Campuran Penilaian Ketahanan Campuran https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7505 <p><em>Porous asphalt is designed to improve surface drainage and driving safety, yet open-graded mixtures commonly suffer from limited stability and durability. This study investigates the effect of Gilsonite additive on porous asphalt performance using Pen 60/70 binder and local aggregates. The optimum asphalt content (OAC) was determined by integrating volumetric criteria (VIM), raveling resistance (Cantabro Loss), and binder drain-down stability (Asphalt Flow Down/AFD). The results indicate that increasing binder content decreases VIM and Cantabro Loss but markedly increases AFD; therefore, a balanced OAC of 5.58% was obtained with AFD of approximately 0.19%, which is below the maximum limit of 0.3%. At this OAC, Gilsonite contents of 0-3% consistently improved Marshall properties. Stability increased from 556.20 kg to 694.04 kg, or approximately 24.78%, while MQ increased from 149.03 to 208.24 kg/mm, or approximately 39.73%. Flow remained within 2-6 mm and VIM satisfied porous asphalt requirements at approximately 18.04-18.36%, indicating that the air-void structure was preserved. Immersion testing confirmed adequate moisture resistance, with IRS of 90.33-90.83% and decreasing degradation indicators (IDP and IDK) as Gilsonite content increased. The effectiveness of 3% Gilsonite is justified by the simultaneous improvement in stability, stiffness, and moisture durability without reducing porosity below the specification limit; therefore, this dosage represents the best formulation under the material conditions and mixture design adopted in this study.</em></p> Muhamad Anugerah Ramadhan, Nina Herlina, Sri Wanto Copyright (c) 2026 Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7505 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 Pengembangan Program Analisis Penampang Spun Pile https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7582 <p><em><span style="font-weight: 400;">Spun pile</span></em><span style="font-weight: 400;"> merupakan salah satu jenis tiang pancang pracetak beton yang diproduksi secara horizontal, sehingga proses manufaktur dan transportasinya dari pabrik ke lokasi proyek menjadi lebih efisien. Namun, sistem pengangkatan horizontal pada beberapa titik tumpuan dapat menimbulkan momen lentur sepanjang batang tiang, yang berpotensi meningkatkan risiko retak akibat tegangan tarik berlebih pada beton. Untuk mengevaluasi kapasitas penampang terhadap kombinasi beban aksial dan momen lentur, digunakan diagram interaksi lentur-aksial (P–M diagram). Secara konvensional, penyusunan diagram ini dilakukan melalui perhitungan manual dengan proses iteratif untuk menentukan posisi garis netral, yang memerlukan waktu lama dan rentan terhadap kesalahan perhitungan. Guna mengatasi keterbatasan tersebut, dikembangkan program komputasi berbasis MATLAB yang mampu mempercepat proses perhitungan sekaligus meningkatkan akurasi hasil analisis. Program ini tidak hanya mempercepat perhitungan kapasitas penampang, tetapi juga memungkinkan integrasi pengaruh gaya lateral akibat pengekangan (</span><em><span style="font-weight: 400;">confinement</span></em><span style="font-weight: 400;">) yang secara signifikan mempengaruhi perilaku tegangan-regangan beton. Ketika efek pengekangan diperhitungkan, tegangan ultimit beton meningkat sehingga menghasilkan perilaku struktur yang lebih daktail. Validasi terhadap program dilakukan melalui perbandingan hasil perhitungan manual serta kalibrasi dengan hasil penelitian terdahulu. Hasil validasi menunjukkan bahwa selisih terbesar antara perhitungan manual dan program terjadi pada kapasitas aksial maksimum (Pn) dengan deviasi sebesar 16,61%, sedangkan perbedaan pada hubungan momen–kurvatur hanya sebesar 1,31%. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan efek pengekangan pada penampang </span><em><span style="font-weight: 400;">spun pile</span></em><span style="font-weight: 400;">, nilai daktilitas meningkat rata-rata sebesar 47,43%, yang menandakan peningkatan kemampuan struktur dalam menyerap energi dan menahan deformasi sebelum mencapai kondisi ultimit.</span></p> Putu Ogi Suryadinata, ⁠I Putu Pandu Rusmana, Sagung Istri Pramitari Wima Devi, ⁠I Gusti Agung Arie Krismayanti, Putu Ryan Priyatna Copyright (c) 2026 Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7582 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Letak dan Luas Void Terhadap Perilaku dan Kekuatan Struktur SRPMK Gedung 10 Lantai https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7616 <p>Pesatnya perkembangan bangunan bertingkat di Kabupaten Sidoarjo dipicu oleh keterbatasan lahan serta meningkatnya kebutuhan ruang. Kondisi ini menuntut perencanaan struktur yang mampu menahan beban gempa, mengingat wilayah Sidoarjo berada di antara Sesar Surabaya dan Sesar Waru yang memiliki potensi gempa berkekuatan sekitar 6,5–7,0 magnitudo. Salah satu aspek yang turut memengaruhi respons struktur adalah keberadaan <em>void</em> atau bukaan pada pelat lantai, yang dapat mengubah distribusi massa dan kekakuan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi luas dan letak <em>void</em> terhadap perilaku serta kekuatan struktur pada sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) untuk gedung 10 lantai di Kabupaten Sidoarjo. Analisis dilakukan menggunakan <em>software</em> ETABS v.22 dengan lima variasi model, yaitu Gedung A tanpa <em>void</em>, serta Gedung B, C, D, dan E yang memiliki variasi luas dan letak <em>void</em>. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Gedung D dan Gedung E memiliki kinerja perilaku struktur yang lebih optimal dibandingkan model lainnya. Hal ini ditunjukkan oleh nilai gaya geser dasar dan periode struktur yang lebih terkendali, sehingga menghasilkan simpangan antar lantai dan efek P-Delta yang lebih kecil. Kondisi tersebut terjadi karena distribusi kekakuan struktur yang lebih merata, sehingga tidak memicu ketidakberaturan yang signifikan. Sebaliknya, model Gedung B dan Gedung C cenderung mengalami penurunan kekakuan yang berdampak pada meningkatnya gaya geser dasar, periode struktur, simpangan, serta efek P-Delta, bahkan berpotensi memicu ketidakberaturan struktur. Dari segi kinerja kekuatan struktur, Gedung D dan E juga menunjukkan performa yang lebih baik, ditandai dengan nilai gaya dalam berupa momen, geser, dan torsi yang relatif lebih kecil pada balok induk, balok anak, maupun kolom. Dengan demikian, variasi <em>void</em> yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja struktur tanpa mengurangi tingkat keamanannya.</p> M. Ubaidil Fikri, Bantot Sutriono, Retno Trimurtiningrum Copyright (c) 2026 Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7616 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 Analisis Geoteknik dan Alternatif Penanganan Tebing Limestone di Kawasan Wisata Pantai Tanah Barak https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7678 I Made Aryatirta Predana, Ira Pramesti Copyright (c) 2026 Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://journal.undiknas.ac.id/index.php/reinforcement/article/view/7678 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000