Psikologi Humanistik Dan Optimalisasi Potensi Diri Di Era Modern

Authors

  • Ni Nyoman Diah Adnyani Dewi Universitas Pendidikan Nasional
  • Anak Agung Sagung Weni Kumala Ratih2 Praktek Psikolog Mandiri Evitasari & WeniKumala

DOI:

https://doi.org/10.38043/psyecho.v2i2.7545

Keywords:

Abraham Maslow, Carl Rogers, Potensi Diri, Psikologi Humanistik, Psikologi Positif

Abstract

Aliran psikologi humanistik berkembang pada abad ke-20 yang menekankan pada pemahaman manusia sebagai makhluk yang memiliki potensi untuk berkembang secara maksimal. Kajian ini menganalisis relevansi psikologi humanistik dalam mengoptimalkan potensi diri individu di tengah dinamika kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap teori-teori tokoh humanistik, khususnya Abraham Maslow dan Carl Rogers, serta analisis penerapannya dalam konteks kehidupan kontemporer. Aliran psikologi humanistik memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu kontribusinya pada bidang psikoterapi melalui pendekatan terapi berpusat pada klien yang dikembangkan oleh Carl Rogers. Selain itu, konsep self-actualization yang dipopulerkan oleh Abraham Maslow turut menekankan pentingnya pencapaian potensi diri secara optimal. Gagasan-gagasan dalam psikologi humanistik juga menginspirasi lahirnya gerakan psikologi positif yang dipelopori oleh Martin Seligman, yang berfokus pada kesejahteraan, kebahagiaan, serta pencapaian hidup yang bermakna. Dengan demikian, psikologi humanistik memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami perkembangan manusia, serta tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penekanan pada penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.

References

Hergenhahn, B. R., & Henley, T. (2013). An introduction to the history of psychology. Cengage Learning.

Jaarvis, M. (2019). Teori-teori psikologi: Pendekatan modern untuk memahami perilaku, perasaan, dan pikiran manusia. Nusamedia.

Manik, H., Sihite, A. C., Manao, M. M., Sitepu, S., & Naibaho, T. (2022). Teori filsafat humanistik dalam pembelajaran matematika. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 348–355.

Markum, M. E. (2024). Serba-serbi psikologi olahraga. Prenada Media.

Qosim, M. (2024). Implementasi teori psikologi humanistik dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam di sekolah/madrasah. Jurnal Studi Islam dan Kemuhammadiyahan (JASIKA), 4(1).

Samsara, A. (2020). Mengenal psikologi humanistik. Lautan Jiwa.

Sari, S. Y., Nugroho, A. D., & Purnama, M. D. I. (2021). Implementasi teori belajar humanistik dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Vol. 1, No. 1, pp. 19–26).

Syifaâ, R. (2008). Psikologi humanistik dan aplikasinya dalam pendidikan. El-Tarbawi, 1(1), 99–114.

Zamzami, A. N., & Putri, D. T. (2024). Relevansi teori belajar humanistik Carl Rogers dalam pendidikan karakter perspektif Islam: The relevance of Carl Rogers' humanistic learning theory in Islamic perspective character education. Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam, 5(2), 311–332

Downloads

Published

2026-04-06

How to Cite

Adnyani Dewi, N. N. D., & Anak Agung Sagung Weni Kumala Ratih2. (2026). Psikologi Humanistik Dan Optimalisasi Potensi Diri Di Era Modern. PsyEcho Journal of Psychology, 2(2), 26-30. https://doi.org/10.38043/psyecho.v2i2.7545

Issue

Section

Articles