https://journal.undiknas.ac.id/index.php/natapalemahan/issue/feedNata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations2026-01-07T05:04:23+00:00Putu Indah Dianti Putriindahdianti@undiknas.ac.idOpen Journal Systems<p>Nata Palemahan Journal serves as a multidisciplinary platform dedicated to advancing the field of environmental engineering. Published twice a year (in <strong>May and October</strong>) by the Universitas Pendidikan Nasional. This journal invites researchers, academics, practitioners, stakeholders, and students to contribute to the dissemination of original research findings, innovative concepts, literature reviews, and practical applications across various aspects of environmental engineering.<br />The journal's mission is to foster innovative research and development, facilitate the exchange of knowledge and experiences, support the implementation of sustainable solutions for environmental protection, and raise public awareness about the crucial role of environmental engineering in addressing global challenges.<br /><br />With a broad and comprehensive scope, Nata Palemahan Journal encompasses topics such as resource management and technology, pollution prevention and control, environmental science and ecology, technology, management, and policy aspects, and monitoring, mitigation, and adaptation.<br /><br />Through a rigorous peer-review process, the journal ensures the quality and originality of published research. Authors can submit their original manuscripts through the online system and have the opportunity to obtain open-access publication, allowing their research to be freely accessed by the global community.</p> <hr />https://journal.undiknas.ac.id/index.php/natapalemahan/article/view/7295Analisis Dampak Aktivitas Wisata Terhadap Kualitas Lingkungan Di Pesisir Pantai Cemara Banyuwangi2025-12-08T11:43:53+00:00Noval Aditya Saputranovaladitya106@gmail.comHilmi Alivia Sahrul Gafurnovaladitya106@gmail.comLatifa Mirzatika Al-Rosyidnovaladitya106@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas wisata terhadap kualitas lingkungan di pesisir Pantai Cemara Banyuwangi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara, serta pengukuran parameter fisik, kimia, dan biologi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter kualitas air seperti suhu, pH, dan kadar oksigen terlarut masih berada dalam rentang baku mutu, namun terjadi peningkatan kadar amonia dan bahan organik yang mengindikasikan adanya tekanan pencemaran akibat aktivitas wisata dan aliran limbah rumah tangga. Akumulasi sampah plastik sekali pakai merupakan permasalahan utama yang menurunkan kualitas estetika pantai dan meningkatkan potensi pencemaran mikroplastik. Meskipun demikian, penerapan ekowisata berbasis konservasi melalui peran aktif Kelompok Usaha Bersama (KUB) dan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) mampu menjaga stabilitas ekosistem melalui penanaman vegetasi pantai, rehabilitasi mangrove, dan perlindungan habitat penyu. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan wisata berkelanjutan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara peningkatan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan pesisir Pantai Cemara Banyuwangi.</p>2026-01-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Noval Aditya Saputra, Hilmi Alivia Sahrul Gafur, Latifa Mirzatika Al-Rosyidhttps://journal.undiknas.ac.id/index.php/natapalemahan/article/view/7332Studi Fitoremediasi Akuatik Pada Jalur Aliran Mata Air Sumber Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember2025-12-16T03:57:15+00:00Yomi Febriyanti Hijriyah Sariyomifebriyanti@gmail.comAnastasya Nurrahminurrahmianastasya1@gmail.comEricha Reyza Subiantoroerichareyza.2005@gmail.comNoval Aditya Saputranovaladitya106@gmail.comHilmi Alivia Sahrul Gafurgafurhilmi@gmail.comSenki Desta Galuhsenki.desta@unmuhjember.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas proses fitoremediasi alami pada jalur aliran dua mata air Sumber Suci Kecamatan Panti, Kabupaten Jember melalui parameter fisikokimia air dan bioindikator biota akuatik. Pengamatan dilakukan pada lima titik pengambilan sampel (S1–S5) dari hulu hingga hilir dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Parameter kualitas air yang diuji meliputi pH dan Total Dissolved Solid (TDS), sedangkan aspek ekologis dianalisis berdasarkan keberadaan makrozoobentos dan biota lain di area vegetasi riparian. Hasil penelitian menunjukkan rentang pH antara 7,38–7,90 dan nilai TDS rendah yaitu 80–87 ppm, yang mencerminkan kualitas perairan yang masih baik dan mendukung keberadaan organisme akuatik. Kehadiran biota sensitif seperti Perlidae dan Polycentropodidae mengindikasikan rendahnya tekanan polusi dan berfungsinya proses fitoremediasi secara alami. Kombinasi vegetasi riparian, aliran berbatu, serta dinamika biota menunjukkan bahwa jalur aliran dua memiliki kemampuan pemurnian alami yang stabil dan efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan peran penting vegetasi riparian sebagai agen fitoremediasi alami yang menjaga kualitas ekosistem mata air dari hulu hingga hilir.</p>2026-01-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yomi Febriyanti Hijriyah Sari, Anastasya Nurrahmi, Ericha Reyza Subiantoro, Noval Aditya Saputra, Hilmi Alivia Sahrul Gafur; Senki Desta Galuhhttps://journal.undiknas.ac.id/index.php/natapalemahan/article/view/7293Evaluasi Operasional Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemerosesan Akhir Pakusari Kabupaten Jember 2025-12-08T11:42:16+00:00Maulidatul Ula Baharimaulidatululab@gmail.comEricha Reyza Subiantoroerichareyza.2005@gmail.comDwi Vebby Ria Yuswantiniyuswantinivebby@gmail.comYuvita Dian Siswantiyuvita@unmuhjember.ac.idLatifa Mirzatika Al-Rosyidlatifa@unmuhjember.ac.id<p>Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari Kabupaten Jember menerapkan sistem <em>controlled landfill</em> dalam pengelolaan sampah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian aspek operasional TPA Pakusari terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis data sekunder dengan membandingkan kondisi eksisting dan standar acuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa beberapa aspek operasional telah memenuhi atau mendekati standar, khususnya penutupan tanah yang dilakukan secara rutin setiap 7–8 hari serta pengolahan sampah organik menggunakan teknologi <em>Black Soldier Fly</em> (BSF) yang mampu menurunkan volume sampah organik hingga sekitar 80% dalam satu siklus pengolahan 18–21 hari. Namun demikian, aspek pengelolaan lindi, pemadatan sampah, dan sarana proteksi lingkungan masih belum memenuhi standar teknis. TPA Pakusari belum dilengkapi lapisan geomembran, pengelolaan lindi masih terbatas pada kolam penampungan terbuka, dan pemadatan sampah belum optimal akibat keterbatasan alat. Secara keseluruhan, diperlukan peningkatan pada aspek proteksi lingkungan dan operasional teknis agar pengelolaan TPA Pakusari dapat berjalan lebih aman dan berkelanjutan.</p>2026-01-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Maulidatul Ula Bahari, Ericha Reyza Subiantoro, Dwi Vebby Ria Yuswantini, Yuvita Dian Siswanti, Latifa Mirzatika Al-Rosyid